
Mak, Kalau Ada Kata Gaib Pengganti Rindu
Pinjamkan, Mak
Agar sama seperti kau
Yang tahan menahan
Yang kuyakin rindukan abang
Yang tak pernah pulang karena bukan tak sempat
Yang meninggalkanmu karena kekasih
Mak, aku rindu kali, kali ini
Sangat bersangat-sangat
Kusudah berdua kasih
Tak hanya kau, kucinta kupuja
Tak sajalah Mak, yang dah ikat kuat cinta abang
Sampai tak beraga kurasa sekarang, Mak
Tak sanggup aku berjarak-jarak
Bukan hanya sedetik waktu
Bahkan membayangkannya pun
hancur kurasa
Karena akhirnya semua bercerita sama
aku hatimu tinggalkan kau
dia hatiku tinggalkan ku
Mak,
Aku di depan sekarang
Lihat kau duduk di risbang bambu
yang abang buat karena kau perlu rehat
di sore-sore di depan kebun bungamu
Tetap dengan senyuman, tatapan dan lambaian
yang mengajakku bersandar di pangkuanmu
mengusap usap rambut di ubun-ubunku
membelai-belai bahu sehingga lunas rinduku
Abang, ikhlaskan semua kasihmu
karena dia yang kan menyiram panas hati rindumu
karena dia yang kan memadamkan gelora hati rindumu
karena rindu dan ikhlas saling melengkapi kasih
Mak, kalau ada kata gaib pengganti rindu
tak perlu lagi
karena ku mau ikhlaskan kasihku
pada mu, takkan dia
kekasih hatiku yang meninggalkanku
Mak, kalau pun ada kata itu
Kan kutunggu di tempat kau mengukir kata cintamu
Sambil menatap munculnya matahari di ufuk itu
Simbol masa depanku katamu
Mak,
ah aku rindu
Leave a comment